expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>
Selamat Datang di Blog sederhana saya. Semoga Blog saya bermanfaat untuk anda semua

Minggu, 27 Januari 2013


Kerugian PLN Akibat Banjir Jakarta Bertambah Jadi Rp 116 Miliar

Rista Rama Dhany - detikfinance
Minggu, 27/01/2013 15:46 WIB
Jakarta - Kerugian PT PLN (Persero) akibat bajir yang melanda DKI Jakarta bertambah. PLN merevisi kerugiannya dari Rp 72 miliar bertambah menjadi Rp 116 miliar.

"Banjir yang menggenangi PLTGU Muarakarang hingga memaksa dimatikannya unit pembangkit listrik, menyebabkan kerugian teknis di sisi pembangkitan diperkirakan sekitar Rp 20 miliar," kata Direktur Operasi Jawa Bali PT PLN (Persero) Ngurah Adnyana dalam keterangan tertulisnya, Minggu (27/1/2013).

Sedangkan kerugian di sisi distribusi dan transmisi akibat peralatan rusak tergenang air, masing-masing sekitar Rp 91 miliar dan Rp 5 miliar sehingga total perkiraan kerugian yang dialami PLN akibat banjir Jakarta ini sebesar Rp 116 miliar.

Banjir juga menyebabkan PLN kehilangan kesempatan penjualan energi listrik sekitar Rp 45 miliar. "Banjir juga menyebabkan PLN kehilangan kesempatan penjualan listrik Rp 45 miliar akibat tidak digunakannya listrik pelanggan baik karena terendam banjir maupun dimatikan sendiri oleh pelanggan karena dampak banjir," ujar Adyana.

Menurutnya kerugian terbesar akibat terganggunya pasokan listrik saat bencana banjir adalah masyarakat tidak dapat menggunakan listrik PLN utk kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial sehari hari. Nilai kerugian masyarakat ini tidak terhitung jumlahnya.

Dalam keadaan darurat bencana seperti ini, PLN tetap berupaya maksimal mengerahkan segenap sumber daya untuk secepatnya melakukan pemulihan pasokan listrik kepada pelanggan PLN.

Seperti diketahui, sejak 22 Januari 2013, pembangkit listrik Muara Karang sudah dapat beroperasi kembali, setelah sebelumnya digenangi banjir yang menyebabkan operasi pembangkit terganggu dan menurunkan kemampuan pasokan listrik ke Jakarta. Begitu pula dengan transmisi listrik semua sudah pulih.

Pada Jumat (18/1) lalu sebagai akibat banjir 1847 gardu padam maka sampai dengan hari Sabtu 26/1/2013 semua gardu sudah dioperasikan lagi. Hanya beberapa daerah yg masih tergenang banjir masih dipadamkan hingga air banjirnya benar-benar surut.

Sementara itu, terkait rencana pemerintah daerah Jakarta yang sedang menawarkan pemindahan warga korban banjir ke rumah-rumah susun (rusun) di Marunda, Pulo Gebang, dan Muara Baru, PLN siap mendukung upaya relokasi tersebut. PLN telah mengoperasikan gardu-gardu listrik untuk memasok listrik ke rusun-rusun tersebut.

Tidak hanya itu, untuk setiap rusun, PLN telah memasang Alat Pembatas dan Pengukur Listrik (APP) sehingga rusun rusun tersebut sekarang siap untuk digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar